Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi

Books 383 Comment
Tidak mudah untuk membahas buku ini tanpa membeberkan sedikit ceritanya Jadi maafkan saya sebelumnya kalau di ulasan ini saya secara tidak sengaja menyebutkan hal yang bersifat spoiler Tapi sebenar

Tidak mudah untuk membahas buku ini tanpa membeberkan sedikit ceritanya. Jadi, maafkan saya sebelumnya kalau di ulasan ini saya secara tidak sengaja menyebutkan hal yang bersifat spoiler. Tapi sebenarnya tidak ada juga hal yang cukup mengejutkan di buku ini karena bagian blurb-nya yang nggak nyambung itu (atau bisa dibilang saya yang nggak nangkep maksud blurb-nya) sudah mengungkapkan inti cerita buku ini.Ketika awal membaca, saya cukup terkejut setelah mengetahui kalau buku ini adalah sebuah novel, bukan kumcer seperti yang saya kira -____-. Salahkan kecerobohan saya yang saking senangnya ketemu buku ini di toko buku dan tak sabar membawanya pulang sampe nggak baca label "novel" di cover-nya. Plus ketidak-jeli-an saya ketika promosi buku ini berseliweran di timeline twitter.Saya merupakan penikmat cerpen-cerpen Mas Aan Mansyur yang saya baca dari buku-buku kumcer maupun di blog pribadi beliau. Dan buku ini merupakan pertama kalinya saya membaca tulisan beliau berupa novel.Tetapi, hidup selalu punya tetapi... Jujur saya kecewa. Saya menemukan tidak ada yang spesial dari buku ini kecuali bahasanya yang puitis dan indah. Di bagian awal ketika menceritakan masa kecil Jiwa, saya cukup suka sih. Tapi semakin Jiwa bertubuh dewasa, dan dia bertemu beberapa perempuan sebelum kemudian bertemu Nanti, saya tidak bisa tak mengacuhkan rasa bosan yang menghampiri saya. Ada dua poin yang paling mengganggu saya. Pertama, judulnya. Saya sama sekali tidak mengerti maksud dari "Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi." (walaupun saya amat sangat suka dengan judulnya) Apakah si 'lelaki' ini Jiwa? Tapi kenapa bisa dia menjadi lelaki terakhir yang menangis di bumi? Saya pikir setelah Jiwa akan masih banyak lagi lelaki yang menangis di bumi karena kesedihan mendalam. Tapi mari abaikan bagian ini, mungkin salah saya yang terlalu menganggap serius judulnya padahal sama sekali tidak mengerti apa pun x))Lanjut ke poin kedua, (sekali lagi) jujur, saya tidak suka dan malah terganggu dengan footnote yang merupakan tambahan-tambahan (nggak penting) dari Nanti. Membuat saya jadi sedikit tidak bersimpati pada Jiwa, sekaligus membuat saya merasa karakter Nanti annoying sekali.Saya pikir tidak ada yang salah dengan buku ini. Mungkin hanya bukan cangkir teh saya. 3 bintang saya berikan untuk cover-nya dan 20 halaman yang sudah saya lipat di bagian ujungnya karena berisi quotes yang saya suka.Good Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi Creat M. Aan Mansyur is a Kindle Kau percaya masa depan masih memiliki kita Akan selalu ada kita Aku percaya NANTI tidak bisa begitu saja menoleh dan pergi dari masa lalu meskipun ia sudah berkali kali melakukannya Terakhir, ia mengucapkan selamat tinggal dan menikah dengan lelaki yang kini berbaring di makamnya itu.Aku tidak pernah ingin mengucapkan selamat tinggal.Aku tidak pernah mau beranjak dar Kau percaya masa depan masih memiliki kita Akan selalu ada kita Aku percaya NANTI tidak bisa begitu saja menoleh dan pergi dari masa lalu meskipun ia sudah berkali kali melakukannya Terakhir, ia mengucapkan selamat tinggal dan menikah dengan lelaki yang kini berbaring di makamnya itu.Aku tidak pernah ingin mengucapkan selamat tinggal.Aku tidak pernah mau beranjak dari masa lalu.Masa lalu, bagiku, hanyalah masa depan yang pergi sementara.Namun, ada saatnya ingatan akan kelelahan dan meletakkan masa lalu di tepi jalan Angin akan datang menerbangkannya ke penjuru tiada Menepikannya ke liang lupa Dengan menuliskannya, ke dalam buku, misalnya, masa lalu mungkin akan berbaring abadi di halaman halamannya.Maka, akhirnya, kisah ini kuceritakan juga.. Hujan Rintih rintih 2005 Perempuan, Rumah Kenangan 2007 Aku Hendak Pindah Rumah 2008 Cinta yang Marah 2009 Tokoh tokoh yang Melawan Kita Dalam Satu Cerita 2012 Sudahkah Kau Memeluk Dirimu Hari Ini 2012 Kukila 2012 Kepalaku Kantor Paling Sibuk di Dunia 2014 Melihat Api Bekerja 2015. Good Kindle Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi Sebagai seorang yang puitis, Aan Mansyur membanjiri novel ini dengan kata-kata yang indah di setiap baris. Bagus? Bagi penggemarnya mungkin iya. Tetapi bagi saya, yang berusaha seobjektif mungkin (karena ketika membaca novel ini dibayang-bayangi kata "selebtwit", alih-alih "penyair"), terasa begitu membosankan. Tidak ada letupan-letupan atau kekaguman yang saya rasakan terhadap kata-katanya, pun ceritanya yang klise. Alurnya yang dibuat maju mundur menjadikan akhir cerita mudah ditebak bahkan di paruh awal.Entahlah, seperti halnya 5 cm, novel ini mungkin bukan cangkir teh saya. Tadinya saya ingin membaca Kukila karena banyak orang yang menilainya bagus, tetapi sepertinya urung karena takut mengalami kekecewaan yang sama. Akhinya saya hanya bisa mendengus menutup novel ini setelah menyelesaikan dengan susah payah, rasanya seperti terbebas dari dunia slow motion.
Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi by M Aan Mansyur Menjadi lelaki terakhir yang menangis di bumi, aku melihat seorang lelaki yang begitu pesimis akan dirinya sendiri Ia jatuh cinta, begitu gila pada satu sosok wanita Baginya, sebagai lelaki ia berusaha memperbaiki nama laki laki ketika ayah dan kakeknya menjadi bajingan di mata wanita Ia hidup bersama wanita yang bertahan pada kesetiaannya. Dayang Nurfaizah Lelaki Teragung Official Lyric Video Jun , Lelaki Teragung Ending Key in then press send call Indigital is a Malaysian music content provider company managing the AR and PR of over local bands artists. Lelaki Terakhir Menangis Di Bumi by Musa Nuwayri Ar Rahman Lelaki Terakhir Menangis Di Bumi ini menceritakan tentang pertubuhan sukarelawan Tangisan Syria Di Bumi Jordan yang melakarkan cerita suka duka perjuangan mereka dalam meninggikan kemanusiaan Ada juga diselitkan beberapa Review Buku Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi Terakhir, ia mengucapkan selamat tinggal dan menikah dengan lelaki yang kini berbaring di makamnya itu Aku tidak pernah ingin mengucapkan selamat tinggal Aku tidak pernah mau beranjak dari masa lalu. Lelaki Terakhir Yang Menangis di Bumi Review The Daddy s Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi membuat saya bertanya tanya akan nyata dan tidak nyata, saya seakan akan melihat bagian kehidupan dari seorang Aan Mansyur, namun membaca kisah seorang tokoh fiksi dalam waktu bersamaan Saya mendapati diri saya setuju dengan hampir semua pemikiran Jiwa, tokoh dalam Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi, sejak awal bab Ketika ia mengatakan Lelaki Terakhir yang Merangkak Masuk Surga Konfrontasi Lelaki Terakhir yang Merangkak Masuk Surga November Category Category Khazanah Tags Tags Surga Posted By webadmin Surga nanti adalah tempat kembali yang menyenangkan, diberikan kepada hamba yang beriman, serta tempat berkumpul orang orang yang Lirik Lagu Lelaki Teragung Dayang Nurfaizah Lirik Lagu Lelaki Teragung Dayang Nurfaizah Ku sesali Kerna pernah cuba Sakiti hatimu Sedang diri ini Tidak mampu Untuk hidup tanpa Cintamu di sisi Cinta lelaki teragung Membuat aku berbahagia Kaulah kekasih di dunia Dan di syurga Oh kekasih Kembalikan Cinta yang pernah ada Dalam hatiku Walau dirimu pernah terluka Ku akui segalanya salahku Cara Pujuk Lelaki Merajuk Yang Sensitif Marah Ego Sekiranya anda adalah lelaki, bila agaknya kali terakhir anda merajuk Siapa yang lebih kerap merajuk Adalah lelaki atau perempuan Sila simpan jawapan di dalam hati anda kerana ruangan kali ini akan mengupas cara yang dirasakan tepat untuk memujuk lelaki yang merajuk Lelaki, walau nampak macho , sebenarnya sensitif dan ego. Antara Alasan Lelaki Mengapa Masih Suka Pada Wanita Yang Antara Alasan Lelaki Mengapa Masih Suka Pada Wanita Yang Mengekalkan Ciri Ciri Melayu Terakhir Kredit foto instagram Pada zaman sekarang sudah pasti sukar untuk mencari wanita yang masih mengekalkan ciri ciri wanita melayu terakhir dalam diri mereka, bukan Bahkan wanita melayu terakhir ini kelihatan sangat klasik dan tradisional. Ketahui Rahsia Lelaki Yang Bukan Lagi Saudari Sememangnya lelaki mudah suka pada perempuan yang diminatinya dan mudah juga melupakannya Seminit lepas putus dengan girlfriend dia boleh pergi lepak main PS online manakala perempuan akan ambil masa yang lama untuk benar benar jatuh hati dan sukar melupakan.

About Author

  • M. Aan Mansyur Post author

    Hujan Rintih rintih 2005 Perempuan, Rumah Kenangan 2007 Aku Hendak Pindah Rumah 2008 Cinta yang Marah 2009 Tokoh tokoh yang Melawan Kita Dalam Satu Cerita 2012 Sudahkah Kau Memeluk Dirimu Hari Ini 2012 Kukila 2012 Kepalaku Kantor Paling Sibuk di Dunia 2014 Melihat Api Bekerja 2015

One thought on “Lelaki Terakhir yang Menangis di Bumi

  • Sebagai seorang yang puitis, Aan Mansyur membanjiri novel ini dengan kata kata yang indah di setiap baris Bagus Bagi penggemarnya mungkin iya Tetapi bagi saya, yang berusaha seobjektif mungkin karena ketika membaca novel ini dibayang bayangi kata selebtwit , alih alih penyair , terasa begitu membosankan Tidak ada letupan letupan atau kekaguman yang saya rasakan terhadap kata katanya, pun ceritanya yang klise Alurnya yang dibuat maju mundur menjadikan akhir cerita mudah ditebak bahkan di paruh aw [...]


  • Tidak mudah untuk membahas buku ini tanpa membeberkan sedikit ceritanya Jadi, maafkan saya sebelumnya kalau di ulasan ini saya secara tidak sengaja menyebutkan hal yang bersifat spoiler Tapi sebenarnya tidak ada juga hal yang cukup mengejutkan di buku ini karena bagian blurb nya yang nggak nyambung itu atau bisa dibilang saya yang nggak nangkep maksud blurb nya sudah mengungkapkan inti cerita buku ini.Ketika awal membaca, saya cukup terkejut setelah mengetahui kalau buku ini adalah sebuah novel, [...]


  • Kalau kamu mati, kamu akan meninggalkan apa Atau, apa yang sudah kamu persiapkan seandainya kamu mati nanti Jiwa Matajang mak, nama tokohnya keren meninggalkan manuskrip yang bisa saya sebut semi biografi Jiwa yg ia tulis sendiri Di dalam cerita, Jiwa memang seorang penulis Isi naskah novelnya Tentang sebagian kecil atau besar perjalanan hidupnya Dari masa kecil, hingga saat saat sebelum kematian menjemputnya Tapi intinya, ia bercerita tentang rasa cintanya kepada Nanti, kekasihnya yg menikah de [...]


  • Buku kedua dari M Aan Mansyur yang saya baca Buku ini mungkin bisa dibilang sangat filosofis dan idealis Yang mana tokoh Jiwa adalah seorang idealis bajingan Saat membaca novel ini, saya terus berpikir Berpikir tentang sudut pandang kehidupan, masa depan, dsb.Hal yg sangat disayangkan dari buku ini adalah bahwa Jiwa tidak menikah dgn Nanti Sunggu tragis, sangat tragis malah Keputusan Jiwa untuk jadi bujangan tua walaupun ia bukan bujangan lagi adalah keputusan terbodoh Dan menurut saya, hidup Ji [...]


  • Nanti dan Jiwa semoga hidup dalam kehidupan yang lebih baik di ruang kehidupan yang jauh lebih baik, dari kehidupan yang telah ada atau yang ditiadakan.


  • Saya ingin berterima kasih pada Aan Mansyur yang telah menuliskan novel yang saya ingin mengatakan novel ini indah Tetapi, hidup selalu punya tetapi eh


  • Ini kali pertama saya membaca tulisan Aan dan saya akui bahawa saya sudah mulai jatuh hati terhadap bahasanya yang indah dan mudah difahami Saya dibawa jauh ke dasar hidup Jiwa dengan merenangi rentetan hidup Jiwa dari kecil Buku ini benar benar memberi erti sepi Kedua dua POV menjadikan cerita ini seperti sebuah cerita nyata, walaupun Aan ada menyatakan ini adalah rekaan semata maya dan boleh jadi ianya cerita yang benar Pergaulan perasaan cinta dan kesepian menambahkan lagi emosi kepada saya y [...]


  • Saya menyesal tidak mengetuk pintu saat book launch, meski saat itu saya hanya perlu menggamit gagang pintu Museum La Galigo Banyak sekali tanya yang hendak saya sampaikan Termasuk untuk buku ini, saya heran sendiri, mungkinkah Jiwa dalam buku ini adalah jiwa Aan Mansyur sendiri Penasaran saya terjawab di Lampiran atau Beberapa Perihal Kecil yang Ditulis oleh M Aan Mansyur Khusus untuk Anda Buku ini, novel puitis Hampir di tiap halaman, seperti sedang membaca sepilihan sajak romantis nan melanko [...]


  • Sepertinya sebuah kesalahan besar bagi saya karena membaca novel Aan Mansyur ini, di tengah upaya untuk menghindar dari masa lalu, Aan malah menyarankan untuk hidup dan berdamai dengan masa lalu Sudah tidak perlu diragukan, bahasa bahasa puitis membanjiri sekujur novel ini, banyak kalimat kalimat yang quotable dan akan tampak keren jika diposting di media sosial sebagai status.Tapi, saya mengucapkan banyak terima kasih untuk Aan yang sudah menulis ulang novel ini, dengan konsep yang tidak jauh b [...]


  • i don t do twitter any nor i got the promotion from somewhere else.For those who doesn t know the way his poem works, you should read Chairil Anwar s works you don t expect a book from a poet, you expect a poemally love the footnote it s like i m reading this book with Nanti besides me and she always blabbing about every detail and i can relate with this toooo much, and it kinda hurts hhaha


  • Kehidupan selalu memiliki tetapi, sama halnya dengan buku ini Kegetiran hidup didamaikan oleh sepi dan kesendirian tetapi pembohong ulung sekalipun selalu gagal membohongi dirinya sendiri ps nama nama tokohnya bagus Mimpi, Hujan, dan Nanti.


  • Jujur, saya bingung harus memberi tanggapan apa Namun, saya tergelitik untuk menjadi bagian yang membuat bintang yang tidak terlalu banyak bagi buku ini Saya selalu menyukai karya karya puisi Aan Mansyur dengan karakter emosi yang tersampaikan melalui diksi diksi yang indah dan nature Aan itulah yang banyak menyelamatkan buku ini Walaupun, saya terkadang agak risih dengan bahasanya yang puitis dan berlebih lebih seperti kutipan kutipan cinta di media sosial Apalagi, catatan kaki di sepanjang buk [...]


  • Menjadi lelaki terakhir yang menangis di bumi, aku melihat seorang lelaki yang begitu pesimis akan dirinya sendiri Ia jatuh cinta, begitu gila pada satu sosok wanita.Baginya, sebagai lelaki ia berusaha memperbaiki nama laki laki ketika ayah dan kakeknya menjadi bajingan di mata wanita Ia hidup bersama wanita yang bertahan pada kesetiaannya Ibu dan neneknya.Tapi ia juga hidup dan mengenal seorang lelaki yang memilih setiap pada cintanya Seorang pria yang jatuh cinta pada ibunya Kehidupan yang pen [...]


  • Setelah Kukila, ini jadi bacaan kedua dari Aan Mansyur yang genrenya bukan puisi Tepatnya ini novel yang menceritakan tentang Jiwa yang patah hati karena ditinggal oleh Nanti, mantan kekasihnya, untuk menikah dengan lelaki lain Setelah itu, Jiwa berusaha untuk jatuh cinta pada perempuan perempuan lain, namun ternyata tak semudah itu.Novel ini unik, karena meski Jiwa yang bercerita, namun kita dapat melihat dari sudut pandang Nanti juga Nah, caranya ini yang unik, sudut pandang Nanti dihadirkan d [...]


  • Ceritanya biasa saja, sebenarnya Tidak Ada sesuatu yg wah dlm bku ini Hanya saja, karena yang menuliskan adlh seorang Aan Mansyur yg selama ini dikenal sbg seorang penulis puisi, jadi yah, saya akui bangunan kata yg digunakan untuk penceritaan dlm novel ini memang indah.



  • Novel kedua Aan Mansyur setelah Kukila yang saya baca Kesimpulan saya tetap, once a poet is a poet Saya suka sekali membaca puisi puisi Aan, tapi tidak novelnya.


  • Buku ini sangat unik, setidaknya begitu menurutku Mungkin karena aku belum pernah membaca buku yang seperti ini Sebenarnya, dimana letak keunikannya Mari kita bahas Pertama, tentu saja, judulnya sangat unik Bagaimana bisa Lelaki Terakhir Yang Menangis di Bumi dijadikan sebuah judul dari novel Pada awalnya, aku sangat penasaran dengan isi dalam buku ini Mungkin karena aku melihat judulnya biasanya, sebuah buku dapat menentukan tema , ciri khas , atau bahkan konflik dari ceritanya , lalu, setelah [...]


  • Ini novel pertama, tepatnya, karya pertama Aan Mansyur yang saya baca Novel, yang menurut saya, bergenre romance ini menyuguhkan cerita yang sederhana, namun mengalir Kata kata yang puitis namun tidak terlalu berlebihan mendayu dayu Saya cukup terbawa ke dalam alur ceritanya Namun, di luar itu semua, saya sangat suka dengan model penyampaian kisah yang, entah benar atau tidak, dibuat sendiri oleh Aan Mansyur ini Jiwa, tokoh utama yang dikatakan Aan Mansyur sebagai kerabatnya yang telah mati dan [...]


  • Pada awalnya, saya tertarik ketika novel ini diberitahukan merupakan sebuah catatan perjalanan cinta yang belum sempat diterbitkan oleh penulisnya sebelum ia pergi Saya menganggap bahwa catatan ini merupakan hasil tulisan dari dua orang yang terlibat di dalamnya.Tetapi, hidup selalu punya tetapiKemudian, di separuh jalan, saya menutup buku ini dan tidak menemukan kapan waktu yang tepat bagi saya untuk melanjutkan membaca novel ini hingga selesai, karena ceritanya begitu digambarkan dengan sangat [...]


  • Saya belajar banyak hal dari novel ini Novel yang bagus, terlebih banyak kata puitis dalam buku ini Ini novel atau autobiography saya Entahlah Saya seperti membaca kisah saya sendiri Saya punya banyak kesamaan dengan Jiwa, si pemeran utama dlm novel ini Kita sama sama suka nulis, kopi, buku, dan begadang Saya juga mudah jatuh cinta pada seseorang, seperti Jiwa Dan anehnya kita sama sama terbelunggu dalam jeruji gigi seorang wanita Namun, ada hal yg membedakan saya dengan jiwa, tentang penyakit K [...]


  • Saya sebenarnya ingin membeli Tidak Ada New York Hari Ini Tapi begitu tahu itu buku kumpulan puisi, saya menjatuhkan pilihan ke buku ini Saya nggak gitu suka sama buku kumpulan puisi, sama sekali, kecuali ya puisi puisi kakek Sapardi, the one and only.Begitu membaca halaman awal buku ini dan menemukan banyak kata kata puitis, ya salam, saya ragu bisa menamatkannya Tapi ya, toh saya bisa menamatkannya Barangkali karena paradoksial dalam diri saya I hate poems Tapi sekali dua kali saya menulis pui [...]


  • Ini adalah antara buku yang sukar untuk saya habiskan Bukan kerana ia sukar difahami atau membosankan Buku ini antara buku yang tidak mahu saya habiskan segera.Setiap bab, setiap perenggan membuatkan otak berkecamuk ingin menulis juga perkara yang sama dalam konteks yang berbeza Setiap ayat membawa kita untuk berfikir sama dan kadangkala menyanggah atau geram dengan tindakan watak Jika diikutkan buku ini mengangkat kisah cinta yang biasa Namun garapan dan olahan serta stail persembahannya unik d [...]


  • adakah cinta yang jatuh kepadamu, melebihi cintaku mungkin sebait puisi karya aan mansyur ini bisa sedikit menggambarkan isi dari novel ini tentu saja saya suka membacakarya2 aan mansyur, pengarang ini pandai menciptakan misteri cerita , kemudian megurainya dengan cara menyeret pembaca untuk ikut mengalir sampai akhir di ovel ini akan banyak bermunculan kata2 bernafaskan puisi yg membuat bahasa ceritanya lebih berbunyi bercerita tentang Jiwa Mattajang dan kekasihnya Nanti Kinan yg harus terpisah [...]


  • Buku ini bercerita tentang Jiwa dan masa lalunya Jiwa digambarkan sebagai seorang anak laki laki yang mengidap kelainan pada jantungnya dan juga memiliki kebencian pada laki laki karena sejak kecil ia ditinggal oleh ayahnya entah kemana Jiwa juga adalah lelaki yang mengagumi neneknya dan mencintai ibunya Jiwa adalah orang yang menyukai hujan, dan dia menikmati setiap tetes air itu jatuh, dia menganggap Hujan adalah nama seorang gadis diatas sana yang sedang menangis.full review bisa dicek di boo [...]


  • very late review It s a bit boring I couldn t find something new, something surprising from this book because Aan keeps writing the same things facts that he also writes in another book I mean, I know that Jiwa kinda represents him, but I and perhaps the other readers too want something different to know Like, the fact that his father left him since he was little or about his grandmother who is a goof storyteller But besides that, what I still amaze about Aan is that he could write a very deep a [...]


  • Saat tiba di halaman halaman pertama buku ini, yang terlintas di benak saya adalah kalimat puitis dan terkadang tidak saya mengerti.Tapi semakin ke belakang, buku ini semakin enak dibaca, dan kalimat kalimatnya mengalir deras seperti sungai Tidak terasa, saya menghabiskan buku ini hanya dalam waktu total 4 jam saja Selain penulisan yang tidak ribet, cerita yang klise bisa diubah menjadi suatu kejadian yang sarat makna oleh Aan Mansyur Tidak lupa, tangan dingin Bernard Batubara sebagai editor jug [...]


  • Seseorang harus menjauh dari orang yang ia cinta agar betul betul hidup bersamanya Novel ini menceritakan kehidupan Jiwa dan kekasihnya, Nanti Tak hanya seputar kisah cinta mereka lebih fokus ke Jiwa , namun juga tentang menulis dan perjuangan mendirikan perpustakaan bersama, mulai dari perpustakaan punggung hingga perpustakaan permanen seperti pada umumnya Pun tentang keluarga Jiwa Tentang bagaimana memeram kehilangan dan merekam kenangan.Dilarang Baper Menulis adalah perang melawan sepi.


  • Jika beberapa paragraf dipilih di buku ini, lalu dibikin seperti bentuk puisi Maka ia betul betul dapat dikatakan puisi Pikir saya.Gaya cerita sendiri saya tidak terlalu menpermasalahkannya bukan juga saya mengatakan aku menyukainya.Saya menikmatinya pertama tama namun lama lama juga jenuh dengan bahasa yang terlalu melankolis dan sedikit humor Ya, novel ini sangat melankoli.Saya pikir 3 bintang setelah cerita gaya penulisannya yang puitis itu.Apakah saya menikmati Iya Saya melankolians.


  • Saya baru tau sebenarnya bahwa Aan Masnyur menulis novel Novel ini ditulis dengan bagus Kalau bisa menyebut, novel ini merayakan apa yang sering disebut oleh Soe Hok Gie buku, pesta dan cinta Juga merayakan kesendirian, idealisme dan romantisme Cukup bagus untuk menghabiskan waktu, namun sayang tak ada hal yang mampu membuatnya menggerakkan sebuah perubahan, kecuali untuk mengenang bahwa novel ini nikmat sekali untuk dibaca.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *